1.2.a.6. Refleksi Terbimbing - Nilai dan Peran Guru Penggerak
saya? (yang terdapat pada bagian mulai dari diri)
Nilai diri yang yang terdapat pada diri saya selama ini yaitu rasa
ingin tahu yang tinggi, mandiri dan
kolaboratif.
- Rasa ingin tahu yang tinggi, selama ini saya memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi
, selalu merasa
penasaran yang
menimbulkan diri selalu ingin mengupgrade informasi. - Mandiri merupakan hal yang penting dimana merasa tidak tergantung dengan orang lain setiap ada tugas apapun, merasa bertanggung
jawab sehingga berusaha untuk mengerjakan sendiri. - Kolaboratif, selalu ingin mencari informasi, saling bertukar pengalaman dan pengetahuan sehingga memperoleh
saran dan masukan yang bersifat membangun
2. Apa yang saya rasakan
setelah mengetahui nilai dari Guru Penggerak? Jelaskan!
mengetahui nilai guru penggerak saya jadi termotivasi untuk makin menyelami
lebih dalam nilai-nilai dalam guru penggerak. Lebih tersadarkan akan pentingnya
seorang guru penggerak sebagai agen perubahan yang diharapkan akan memberikan
kantribusi dan mentransformasi pendidikan dengan nilai-nilai agungnya.
guru penggerak tersebut (Mandiri, Reflektif, Kolaboratif, Inovatif, serta
Berpihak pada Murid) pasti akan menciptakan tatanan kehidupan yang berbudi
pekerti luhur serta berintelektual jika bisa dilakukan oleh semua orang yang
terkait dalam dunia pendidikan. Melalui penerapan nilai-nilai guru penggerak
ini, maka dapat menjadikan guru sebagai teladan khususnya bagi siswa sehingga
dapat mewujudkan merdeka belajar guna menumbuhkembangkan profil pelajar
pancasila.
3. Apa saja nilai diri Guru
Penggerak yang sudah saya miliki sekarang?
Semua nilai diri Guru Penggerak
sudah saya miliki hanya saja perlu peningkatan, pengembangan dan penguatan
lebih lanjut agar apa yang dilaksanakan bisa optimal dan hasil yang diperoleh juga
maksimal.
Mandiri
Reflektif
murid/rekan sejawat memberikan komentar ataupun penilaian dari kegiatan pembelajaran dan program sekolah untuk mendapatkan umpan baik dan
tindak lanjut dari kegiatan.
Kolaboratif
sudah saya lakukan terkait dengan kolaboratif diantaranya : bekerja sama dengan rekan sejawat
dalam menyusun rencana program sekolah maupun
pembelajaran, bekerjasama dengan guru
lain, guru BK, Wali kelas dan Orangtua dalam mengatasi permasalahan belajar
yang dihadapi oleh siswa.
Inovatif
terkait dengan nilai inovatif diantaranya : mampu membuat media pembelajaran
menggunakan berbagai aplikasi yang menarik, membuat karya inovatif dalam
bidang pendidikan seperti aplikasi erapor, media pembelajaran berbasis TIK
maupun Pengembangan LMS serta membuat video
pembelajaran yang diupload di youtube untuk mendukung konten pembelajaran
daring bagi siswa.
Berpihak pada murid
terkait dengan nilai berpihak
pada murid
diantaranya : membiasakan kegiatan pembelajaran
dengan meminta siswa bertanya sebelum melanjutkan materi, memanfaatkan
multimedia pembelajaran dan kegiatan praktikum dalam pembelajaran untuk
memfasilitasi siswa belajar dengan gaya belajar yang berbeda-beda, memberikan kebebasan
pada siswa untuk mengerjakan tugas sesuai kecepatan belajar dan tekniknya
masing-masing, serta memberikan kebebasan pada siswa untuk memanfaatkan
sumber-sumber belajar yang ada.
4. Diantara nilai-nilai
yang sudah saya pelajari, nilai apa yang saya rasa perlu saya kuatkan?
jelaskan!
Nilai yang perlu saya kuatkan adalah reflektif dan berpihak pada murid.
a. Reflektif, selama ini saya terkadang masih jarang melakukan
refleksi terhadap apa yang saya lakukan dan menggunakan hasil refleksi itu sebagai
suatu penguatan untuk perbaikan terhadap kekurangan dari apa yang saya
lakukan. Kegiatan reflektif yang saya lakukan baru sebatas pada kegiatan
pembelajaran saja itupun belum dapat dilaksanakan secara rutin. Menurut saya
nilai reflektif ini harus dapat dilakukan secara rutin dan dilakukan pada pada
segala bidang, bukan saja pada kegiatan pembelajaran.
ketercapaian belajar murid berdasarkan ketuntasan pada kurikulum, dan belum sepenuhnya memberikan kebebasan pada siswa untuk mengembangkan kompetensinya sesuai minat dan bakat siswa secara individual.
5. Apa yang saya rasakan setelah mengetahui
peran dari seorang Guru Penggerak?
peran dari seorang Guru penggerak, saya
merasa semakin tertarik dan termotivasi untuk mempelajarinya lebih mendalam agar
dapat melakukan perubahan baik dalam diri saya maupun lingkungan, memperhatikan
tumbuh kembang murid dan memotivasi tidak hanya murid tetapi rekan guru di
sekolah untuk melakukan perubahan dalam mewujudkan nilai diri pada guru
penggerak guna mewujudkan merdeka belajar dan mencetak profil pelajar pancasila.
6. Apa yang bisa saya lakukan (khusus untuk
diri saya) untuk menguatkan peran dan nilai Guru Penggerak?
Hal utama yang harus saya lakukan yaitu membuka
pikiran dan menerima keadaan dengan tulus dan ikhlas atas hasil refleksi
terhadap diri sendiri. Saya harus siap untuk memperbaiki hal-hal yang berkaitan
dengan nilai dan peran guru penggerak, yang masih kurang dalam diri saya.
Dengan memantapkan hati untuk berubah dan bergerak maka saya akan dapat
menguatkan nilai dan peran tersebut. Langkah konkrit yang akan saya lakukan
yakni :
- Meningkatkan kompetensi diri dengan terus mengisi diri dengan hal baru khususnya dalam bidang pendidikan serta terus berkolaborasi dengan siswa, rekan guru, manajemen sekolah, orang tua siswa dan masyarakat.
- Menerapkan ilmu, pengetahuan ketrampilan yang diperoleh dari hasil pengembangan diri melalui aksi nyata di kelas.
- Mendorong dan mendelegasikan murid untuk mengikuti berbagai pelatihan kepemimpinan murid di dalam atau luar lingkungan sekolah.
- Menumbuhkan motivasi diri dan kemauan yang kuat dari diri sendiri sebagai Guru Penggerak dalam menjalankan perannya.
- Membuat Komunitas untuk bergerak bersinergis, berkolaborasi dalam melakukan aksi nyata dalam menjalankan perannya.
- Meminta dukungan penuh dari pihak sekolah dan warga sekolah lainnya dalam melakukan aksi nyata transformasi pendidikan di sekolah.
7. Apa yang akan menghambat saya dalam
memperkuat peran dan nilai Guru Penggerak dalam diri saya?
Hambatan utama biasanya datang dari diri sendiri, yakni hilangnya komitmen karena kurangnya keteguhan atas pendirian. Selain itu hal yang dapat menghambat adalah kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga, sekolah ataupun masyarakat. Hal lain yang dapat
menghambat yakni manajemen terhadap waktu. Mengingat seringnya terjadi benturan antara kegiatan sekolah, adat dan keluarga yang mana kita harus pandai untuk menentukan sekala prioritas dalam mengambil keputusan.
yang begitu padat dengan alokasi waktu yang tersedia sangat singkat membuat kebebasan guru dalam melaksanakan perannya semakin terbelenggu dan sulit untuk diimplementasikan, guru akan memfokuskan usahanya untuk memenuhi beban kerja dan ketercapaian kurikulum
sehingga akan mengabaikan peran dan nilai guru penggerak yang harus ditumbuh kembangkan.
Comments
Post a Comment